Keberlanjutan

Keberlanjutan

Komitmen Keberlanjutan Syngenta Indonesia

Keberlanjutan

Peningkatan Hasil, Penurunan Dampak

Meningkatkan produktivitas tanaman dari sektor pertanian sembari mengurangi dampak yang dihasilkannya kepada lingkungan melalui aplikasi teknologi yang berkelanjutan.

Mengapa hal ini penting?

  • Kebutuhan untuk meningkatkan tingkat produktivitas pertanian sekaligus mengurangi gas emisi rumah kaca dan perubahan lahan.
  • Petani membutuhkan produk yang memiliki performa tinggi untuk melindungi tanaman mereka dari hama dan penyakit. 
  • Kebutuhan akan teknologi efektif yang membutuhkan lebih sedikit produk tapi memiliki manfaat yang tinggi untuk alam, petani dan konsumen. 

Regenerasi Tanah dan Alam

Mengedepankan praktik pertanian regeneratif atau praktik pertanian yang berkelanjutan untuk membantu meningkatkan tingkat produktivitas petani, kesehatan tanah, menjaga keseimbangan keanekaragaman dan iklim.

Mengapa hal ini penting?

  • Menghentikan kehilangan aspek keanekaragaman, ekosistem alami dan tanah yang tidak sehat.
  • Membuka potensi tanah sebagai penyerap emisi karbon dan mengurangi dampak emisi rumah kaca dari kegiatan pertanian di lahan.

Meningkatkan Kesejahteraan Pedesaan

Meningkatkan tingkat kesejahteraan petani, dengan cara meningkatkan akses mereka ke sektor pembiayaan, informasi budidaya dan akses ke pasar. 

Mengapa hal ini penting? 

  • Pertanian merupakan aktivitas yang sangat memiliki dampak besar terhadap keluarga.
  • Petani dengan pendapatan di bawah rata-rata dan petani perempuan sering mengalami kesulitan untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan. 
  • Mereka membutuhkan akses terhadap pasar, produk dan pendanaan. 

Operasional Berkelanjutan

Mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas operasional dan rantai pasokan, membangun budaya yang inklusif untuk memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh karyawan Syngenta Indonesia.

Mengapa hal ini penting?

  • Sektor industri memiliki kontribusi yang signifikan terhadap emisi global.
  • Adanya kebutuhan untuk menggunakan energi terbarukan, konservasi energi, dekarbonisasi, dan pengurangan konsumsi energi.
  • Budaya memiliki perbedaan, ekuitas dan inklusif serta keselamatan adalah fundamental untuk mendapatkan operasional yang sukses.