Proyek Padi Lahan Kering
Kami menerapkan pendekatan terpadu meliputi perencanaan lanskap terintegrasi dan pemanfaatan sisa tanaman secara optimal untuk meningkatkan pengelolaan air di lahan pertanian kering, termasuk wilayah tadah hujan atau daerah dengan pasokan air yang terbatas. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan dan produktivitas di area dengan sumber daya air terbatas.
Dekarbonisasi Budidaya Padi
Kami berkomitmen untuk mengembangkan strategi dekarbonisasi yang membantu petani dalam mengadopsi praktik budidaya padi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Langkah ini bertujuan membangun sistem pertanian yang tahan terhadap perubahan iklim, sekaligus mendorong keberlanjutan lingkungan dan peningkatan produktivitas.
Produksi Benih Berkelanjutan
Kami berkomitmen menerapkan pertanian regeneratif di seluruh area produksi benih dengan pendekatan holistik dan adaptif. Strategi kami mempertimbangkan keunikan setiap lokasi, kondisi iklim dan tanah setempat, kearifan lokal dan praktik pertanian tradisional, serta kebutuhan spesifik komunitas petani.
Praktik utama yang kami terapkan meliputi rotasi tanaman, olah tanah minimum (minimum tillage), Pengelolaan Hama Terpadu (Integrated Pest Management), termasuk pemanfaatan burung hantu sebagai predator alami untuk mengendalikan populasi tikus.
Melalui pendekatan ini, kami berupaya menjamin pertumbuhan berkelanjutan yang selaras dengan karakteristik unik setiap wilayah.
Konservasi Olah Tanah di Lahan Berlereng
Kami bekerja sama dalam mengembangkan praktik pengelolaan lahan untuk mendukung petani jagung di wilayah berlereng. Pendekatan ini bertujuan mencegah erosi tanah, menjaga kesuburan lahan, dan memastikan keberlanjutan hasil panen.
Oil Palm Intercropping
Kami mendorong penerapan praktik tumpang sari di area kelapa sawit yang belum matang, dengan mengintegrasikan pendekatan pertanian berkelanjutan. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi tambahan bagi para petani.