Kesehatan Tanaman

Tanaman Anda saat El Nino — Dukung dengan CUPRINOMAT

Playing this video requires a marketing consent.


Click anywhere on the video to renew your consents.

Dengan teknologi bio-stimulant, Cuprinomat dirancang khusus untuk membantu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kondisi cuaca ekstrem. Toleransi tanaman Anda terhadap cuaca yang ekstrem akan menjadi lebih baik.

Grafik kampanye El Nino Datang dengan data 57% dan 20%, botol air dan maskot di jalan kering

El Nino 2026 berkembang menjadi peristiwa yang sangat kuat. Diproyeksikan peluang terbentuknya El Nino mencapai 70% pada periode April-Juni 2026 dan meningkat menjadi 88-94% untuk bertahan hingga akhir tahun, sementara Met Office menyebut peristiwa ini berpotensi menjadi salah satu El Nino terkuat dalam catatan sejarah modern.

El Nino: Dampak Nyata bagi Pertanian Indonesia

El Nino merupakan ancaman nyata berupa cuaca yang lebih panas akibat kenaikan suhu rata-rata 1°C yang dapat membuat lahan kering dan tanaman layu sebelum waktunya. 

  1. Kemarau Panjang
    57% wilayah Indonesia mengalami kemarau lebih panjang dari normalnya. Pasokan air irigasi menyusut drastis di saat tanaman paling membutuhkannya.

  2. Sentra Pangan Paling Rentan
    Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sumatra bagian selatan, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi, hingga Papua Selatan menjadi wilayah yang berpotensi mengalami dampak paling signifikan.

  3. Tanah Kehilangan Kemampuan Menahan Air
    Kekeringan berkepanjangan membuat tanah kehilangan kelembapan yang penting bagi aktivitas mikroorganisme dan pergerakan unsur hara. Sehingga, kemampuan tanah menstimulasi kesuburan tanaman menurun karena nutrisi yang kurang tersedia dan lebih sulit diserap oleh akar.

Mengapa CUPRINOMAT? #TemanTanam saat Cuaca Ekstrem, termasuk El Nino

Pertumbuhan tanaman yang kurang optimal menjadi tantangan di lapangan. Daun kurang segar, pertumbuhan lambat, hingga hasil yang belum maksimal tentu membuat khawatir.

Logo CUPRINOMAT dengan ikon molekul dan teks tentang ketahanan tanaman.

Pelajari Lebih Lanjut

Spanduk promosi minuman herbal “Kekuatan 4 Kandungan”, botol dan maskot di ladang hijau

CUPRINOMAT hadir sebagai solusi TEPAT!

Kandungan dari beragam substansi sumber alami yang dapat bertindak secara sinergis untuk memproduksi efek bio stimulasi dan memodifikasi fisiologi tanaman untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan yang dapat mendukung hasil dan kualitas yang lebih baik. Bermanfaat pada tanaman, tanah, dan lingkungan yang diberikan biostimulan terutama pada peningkatan kualitas kesehatan tanaman dan hasil panen.

Playing this video requires a marketing consent.


Click anywhere on the video to renew your consents.

Sebagai bagian dari Road to Cuprinomat Launching Grand Finale, Mobil Aktivasi Cuprinomat melakukan perjalanan lintas pulau dari Medan hingga Sidrap, Sulawesi Selatan. Selama perjalanan, tim berkesempatan bertemu dengan petani di berbagai daerah untuk berbagi informasi, inspirasi, serta memperkenalkan solusi yang mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman. 

Puncak perjalanan ini berlangsung pada 28 Juli 2026 dalam acara Grand Launching Cuprinomat Finale, yang menandai berakhirnya rangkaian aktivasi sekaligus mempertegas komitmen Cuprinomat dalam mendukung petani Indonesia mencapai hasil budidaya yang lebih optimal.

TANPA CUPRINOMAT VS DENGAN CUPRINOMAT

Grafik perbandingan padi tanpa dan dengan Cuprinomot, dengan botol produk di kiri

Pengalaman langsung dari petani menunjukkan bahwa penggunaan "Cuprinomat" dengan dosis tepat mampu memberikan perubahan signifikan pada tanaman. Mulai dari pertumbuhan yang lebih optimal, daun yang tampak lebih hijau, hingga hasil panen yang meningkat dari sebelumnya. Dengan pemakaian yang praktis dan hasil yang konsisten, Cuprinomat hadir sebagai solusi perlindungan tanaman yang bisa diandalkan di setiap musim tanam.

Rekomendasi Dosis & Waktu Aplikasi CUPRINOMAT

Poster rekomendasi dosis Cupprinomat untuk aplikasi, lengkap tabel komoditas dan dosis.

SETIA

Spanduk promosi Cuprinomalt, botol minuman dan maskot anak, info poin hadiah Shopee

Mulai Juni, nilai poin dalam Program SETIA mengalami peningkatan menjadi 1 poin untuk setiap scan barcode SETIA pada produk Cuprinomat. Penyesuaian ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mengumpulkan poin lebih banyak dari setiap penggunaan produk. Poin yang terkumpul kemudian dapat ditukarkan dengan pulsa atau berbagai hadiah menarik lainnya.

Identitas Produk

Infografik produk Cuprinomate, botol biru dan tabel manfaat serta dosis di latar peternakan

Daftar Pustaka

  1. Herlambang, D. (2026, March 4). BMKG: Musim kemarau 2026 datang lebih awal, puncak terjadi Agustus mendatang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. https://www.bmkg.go.id/siaran-pers/bmkg-musim-kemarau-2026-datang-lebih-awal-puncak-terjadi-agustus-mendatang

  2. DDTC News. (2023, November 13). Produksi turun akibat El Nino, harga cabai melonjak. https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1798502/produksi-turun-akibat-el-nino-harga-cabai-melonjak

  3.  International Research Institute for Climate and Society. (2026, April 20). ENSO forecast April 2026 quick look. Columbia Climate School. https://iri.columbia.edu/our-expertise/climate/forecasts/enso/2026-april-quick-look/

  4. Met Office. (2026, June 11). El Niño declared for 2026 as Pacific warms. https://www.metoffice.gov.uk/blog/2026/el-nio-declared-for-2026-as-pacific-warms

  5. Met Office. (2026, April 15). Pacific Ocean warming signals the possible return of a strong El Niño. https://www.metoffice.gov.uk/blog/2026/met-office-what-is-el-nino-and-will-we-see-one-this-year

  6. Syngenta Rumah Tani Indonesia. (2026, April 30). "EL NINO-GODZILLA"? Ini rahasianya agar padi tetap jaya! Facebook. https://www.facebook.com/share/p/14p9hSsmSPo/

  7. Herlambang, D. (2026, March 4). BMKG: Musim kemarau 2026 datang lebih awal, puncak terjadi Agustus mendatang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

  8. Sajiwo, D. B. (2026, June 29). BMKG dorong kesiapsiagaan lintas sektor hadapi dampak El Niño 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. 
    https://www.bmkg.go.id/berita/utama/bmkg-dorong-kesiapsiagaan-lintas-sektor-hadapi-dampak-el-nino-2026

  9. Syngenta Rumah Tani Indonesia. (2026, April 16). “Tanah terlihat baik-baik saja... tapi diam-diam sudah ‘lelah’” https://www.facebook.com/share/p/18g9uF9iZr/

  10. Singh, P., Santoni, S., Weber, A., This, P., & Péros, J. P. (2023). Climate change impacts on plant pathogens, food security and paths forward. Nature Reviews Microbiology, 21, 640-656. https://www.nature.com/articles/s41579-023-00900-7