Cerita Lapang

Menumbuhkan Generasi Petani MAJU Melalui Komunitas 10 Ton Jaya Bakti

Dua petani duduk di lantai, di belakangnya papan grafik dan kotak-kotak.

Semangat anak muda memilih jalan sebagai petani layak mendapat apreasiasi besar - di tengah banyaknya pilihan kerja yang dianggap lebih 'menjanjikan'. Lebih hebat lagi, mereka tidak berhenti pada ilmu turun temurun, tapi terus mencari pengetahuan baru agar hasil panen makin baik.

Mari berkenalan dengan Vektor Firdaus, petani muda dari Ciasem Baru, Subang. Sejak bertemu petugas lapangan Syngenta pada 2021, Vektor mengenal berbagai teknologi budidaya padi yang aplikatif, mulai dari penerapan teknologi budidaya yang tepat hingga penanganan hama dan penyakit. Ilmu tersebut tidak disimpan sendiri, melainkan dibagikan kepada sesama petani muda progresif yang punya semangat sama: mau belajar, mau berkembang, dan mengupayakan hasil panen yang lebih baik. 

Pria berbicara di panggung kecil, audiens duduk di bawah atap terbuka.

Berawal dari obrolan sederhana di bale, pendampingan di lapangan, dan berbagai inovasi yang dicoba bersama, lahirlah Komunitas 10 Ton Jaya Bakti Ciasem Baru pada 2022. Konsisten selama 4 tahun dengan 16 anggota, mereka membuktikan bahwa kolaborasi bisa menghadirkan perubahan nyata. Dari produktivitas rata-rata 4–5 ton/ha, kini meningkat menjadi 7–8 ton/ha. Memang belum sampai 10 ton, tetapi setiap langkah adalah bukti kerja keras dan komitmen mereka dalam mengupayakan produktivitas yang lebih tinggi.

Kini perjalanan Vektor dan kawan-kawan memasuki babak baru. Hadirnya Saung 10 Ton Syngenta memperkuat gerakan ini. Saung ini bukan sekadar bangunan, tetapi rumah belajar: tempat bertukar pikiran, berbagi pengalaman, dan menguatkan kebersamaan dalam budidaya. Melalui saung ini, Komunitas 10 Ton Jaya Bakti menjadi ruang kolaborasi bagi petani untuk belajar dan saling menguatkan, didampingi petugas lapangan Syngenta.

Karena kemajuan petani tidak dibangun sendiri, tetapi tumbuh dari kolaborasi, inovasi, dan keyakinan bahwa panen yang lebih baik bisa diupayakan. Banyak petani di berbagai daerah memiliki semangat yang sama. Dengan visi Petani MAJU, Syngenta Indonesia melakukan pendampingan budidaya untuk mendukung hasil panen yang lebih baik, kesejahteraan petani, dan ketahanan pangan nasional.

Sekelompok orang berpose di dalam aula terbuka, memegang tas dan sertifikat.

Contributor: Hilman Ginanjar (TSM), Andi Naibaho, Ilham, Rosyid (SO)