Seminar Nasional ‘Penguatan Inovasi Hortikultura Unggulan Daerah di Era Globalisasi’

Cerita Lapang

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat pada tahun 2023, menyebutkan kontribusi sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan mencapai 21,20% bagi pertumbuhan ekonomi Sumbar. Peran strategis sektor pertanian hortikultura di Sumatera Barat merupakan salah satu penunjang ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Pada 9 – 10 Oktober, Perhimpunan Hortikultura Indonesia (Perhorti) melaksanakan Seminar Nasional dengan tema ‘Penguatan Inovasi Hortikultura Unggulan Daerah di Era Globalisasi’ di Padang, Sumatera Barat.

Acara dengan konsep luring dan daring ini, dihadiri secara langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, SP. Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian Dr. Liferdi, S.P. M.Si., Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, SH. MH. dan beberapa pakar-pakar hortikultura lainnya.

Dwi Susilowati M.Si selaku Technical Excellence Head Syngenta Indonesia yang berperan sebagai salah satu narasumber pada acara ini, menyampaikan materi dengan judul ‘Implementasi Teknologi yang Ramah Lingkungan Guna Mendukung Penguatan Hortikultura Daerah’.

Dwi mengutarakan komitmen Syngenta Indonesia melalui manifestasi teknologi Syngenta yang ramah lingkungan, dan aman bagi serangga penyerbuk, hingga tetap efektif digunakan saat kondisi cuaca dan suhu yang ekstrem. Teknologi dari Syngenta ini dapat diaplikasikan secara maksimal dan efisien tanpa membahayakan lingkungan sekitar, sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung pengembangan hortikultura daerah yang berkelanjutan.

Kontributor Cerita: Fitrah Ramadhan (Technical Excellence Lead)

perhorti_1-min.png
perhorti_2-min.png
perhorti_3-min.png